Blogroll

Syed Abdul Rahman (Tokku Paloh)

Penasihat utama Sultan Zainal Abidin III semarakkan semangat jihad Datuk Bahaman, Tok Gajah, Mat Kilau tentang penjajah British di Pahang. ULAMA Besar Terengganu pada abad ke-19, Sayyid Abdul Rahman Al-Idrus atau Tokku Paloh Idrus, turut dikenali sebagai wali Allah yang penuh keramat serta sangat ditakuti penjajah.

Tingkatkan Pendapatan Melalui Nuffnang

Pendapatan melalui nuffnang memang berbaloi kerana pelbagai kempen iklan ditawarkan nuffnang agak lumayan serta dapat menjana pendapatan sampingan melalui blog.Berikut beberapa tips untuk cara anda memaksimumkan pendapatan anda bersama nuffnang.

Download : Drama Korea - Dream High

Download : Drama Korea - Dream High

Bongkar! : Kisah Berliku PengIslaman Bintang Chelsea Nicolas Anelka (Abdul Salam Bilal Anelka)

Bagi peminat bola sepak dunia, terutama penyokong kelab Chelsea, tentu tidak asing lagi dengan nama Nicolas Anelka. Anelka adalah salah seorang penyerang yang berbahaya apabila berada di depan gawang lawan.

Mengapa Yahudi Menggali Di Bawah Masjid Al-Aqsa?

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senarai Tajuk

Agama (378) Al-Quran (22) Amazing (69) Anak (41) Bahaya (44) Contest (1) Crazy (92) Doa (14) Download (75) E-Book (4) Fotografi (3) Garage Sale (3) Hiburan (237) Hidayah (20) Hot's (142) Ibadah (14) Info (434) Jahitan (5) Jawatan Kosong (2) Jimak (2) K-Pop (31) Kenderaan (43) Kesihatan (107) Kisah Benar (17) Kisah Sufi (14) Kitab (8) Lawak (82) Misteri (25) Most (62) Movie (83) Nabi Muhammad S.A.W (41) Ngeri (151) Novel (7) Pelancongan (2) Pelik (106) Pendidikan (274) Peraduan (1) Personal (132) Pertahanan (7) Rawatan Islam (3) Renungan (87) Resepi (38) Scarf / Shawl (8) Sejarah (35) Semasa (219) Sempoi (217) SEO (4) Seram (27) Sukan (122) Syiah (3) Teknologi (58) Tips (36) Top (10) Tudung (8) Tutorial (78) Ulama (24) Ustaz Azhar (35) Video (7) WallPaper (1) Yahudi (20)
There was an error in this gadget

Promosi Terbaru!!! Sila Klik Dibawah!!!

Wednesday, September 10, 2014

Bagaimana Pula Dosa Merosakkan Hati?


Banyak melakukan dosa membuatkan hati seseorang itu rosak kerana bercampur antara baik dan buruk. Maka jadilah hati seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad S.A.W. yang bermaksud:- "(Hati yang) tidak lagi menganggap baik perkara yang baik dan tidak menganggap buruk perkara yang buruk, melainkan apa yang disukai oleh hawa nafsunya". 

Orang yang banyak melakukan dosa semakin renggang hubungannya dengan Allah dan orang mukmin lain. Ini kerana apabila seseorang itu patuh kepada perintah Allah, ia dekat kepadaNya. Orang yang sentiasa melakukan dosa selalu memandang perbuatan dosa itu sebagai perkara kecil. Dalam hal ini, Ibnu Masud berkata:- "Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat dosanya seperti sebuah bukit yang dibimbangi akan menimpanya. Manakala, seorang yang selalu melakukan dosa akan memandang dosa itu seperti seekor lalat yang hinggap di atas hidungnya". 

Dosa yang dilakukan itu akan membawa kehinaan, manakala ketaatan pula dapat melahirkan kemuliaan kepada pelakunya. Dalam hal ini Allah berfirman yang maksudnya: "Sesiapa inginkan kemuliaan, maka sesungguhnya segala kemuliaan itu kepunyaan Allah jua". Orang yang melakukan dosa berasa sempit dadanya, manakala mereka yang taat lapang dadanya. 

Allah berfirman yang bermaksud: "Maka sesiapa yang Allah hendak beri hidayat nescaya Allah memberi kelapangan dadanya untuk menerima (ajaran) Islam. Sesiapa yang Allah hendak menyesatkan nescaya Allah sempitkan dadanya dan dalam kesukaran seolah-olah ia memanjat langit (kerana tidak cukup oksigen)". Dosa boleh menggelapkan hati sebagaimana amalan kebajikan itu boleh menyinarinya. Ibnu Abbas berkata:- "Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya kepada hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Manakala kejahatan pula boleh menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya". 

Dosa boleh menghalang seseorang itu daripada mendapat cahaya ilmu. Satu ketika, Imam Malik terpegun melihat Imam Syafie (masih remaja ketika itu) kerana kepandaian dan kecerdikannya, lantas beliau berkata: "Sesungguhnya aku melihat Allah mencampakkan ke dalam hati kamu cahaya, maka jangan kamu padamkan cahaya iu dengan kegelapan maksiat". 

Dosa boleh menyebabkan seseorang itu malas untuk membuat ketaatan. Seseorang pernah berkata kepada Ibnu Masud: "Kami tidak mampu untuk bangun malam (untuk beribadat)". Jawab Ibnu Masud: "Dosa kamu menjauhkan kamu (daripada ibadat di waktu malam)". Oleh yang demikian, hampirilah kebajikan yang akan memberi cahaya kepada hati dan jauhilah kejahatan yang boleh menggelapkan hati seterusnya menghalang cahaya ilmu.

Tuntunan Bertaubat Kepada Allah s.w.t


Kewajiban beristighfar itu makin kuat bagi orang yang sedang jatuh dalam kemaksiatan dan dosa. Karena siapa yang bisa menghindarkan dirinya sama sekali dari perbuatan dosa? Di sini istighfar berfungsi sebagai perangkat untuk menghilangkan kekurangannya, dan yang dapat mencucinya dari kotoran dosa.

Allah SWT menyebut sifat-sifat kaum muttaqin dalam al Quran sebagai orang yang:
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa selain dari pada Allah? - Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui" [QS. Ali Imran: 135].

Dan firman Allah SWT:
"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. an-Nisa: 110.].

Allah SWT memuji nabi-nabi-Nya dalam Al Qur'an dengan tindakan mereka yang melakukan istighfar itu. Mereka adalah manusia yang paling bersegera dalam melakukan istighfar dan yang paling senang melakukannya.

Dalam kisah Adam, nenek moyang manusia, beliau beristighfar ketika beliau dibujuk oleh syaitan hingga beliau dan istrinya memakan pohon yang dilarang itu. Maka beliau segera meminta istighfar dan kembali kepada-Nya:
"Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." [QS. al A'raf: 23.].

Nabi Nuh a.s, pemimpin para rasul itu meminta istighfar bagi dirinya, kedua orang ketuanya, dan bagi semua orang yang berhak atasnya, juga bagi kaum mu' minin dan mu'minat:
"Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan." [QS. Nuh: 28].

Dan Nabi Ibrahim a.s. berdo'a:
"Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." [QS. Ibrahim: 41].
"Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat adn hanya kepada Engkaulah kami kembali, " Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [QS. al Mumtahanah: 4-5.].

Nabi Musa a.s. yang secara tidak sengaja membunuh seorang manusia, sebelum beliau mendapatkan kerasulannya, segera meminta ampunan kepada Rabbnya atas kesalahannya itu.
"Musa mendo'a: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. al Qashash: 16.].
Pada kesempatan lain, beliau berdoa:
"Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya." [QS. al A'raaf: 155].

Allah SWT berfirman dalam kisah Nabi Daud a.s:
"Dan Daud mengetahui bahwa kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat" [QS. Shaad: 24].

Dalam kisah Nabi Sulaiman a.s. Allah SWT berfirman:
"Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku." [QS. Shaad: 35].

Dan Nabi Muhammad Saw juga diperintahkan untuk bertaubat dalam banyak ayat, seperti dalam firman Allah SWT dalam al Qur'an Makki ini:
"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi." [QS. Ghaafir: 55].
Dalam al Qur'an Madani Allah SWT memerintahkan beliau untuk beristighfar kepada-Nya, dalam firman Allah SWT:
"Dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. an-Nisa: 106].
Juga Allah SWT memerintahkan beliau untuk beristighfar bagi dirinya dan kaum mu'minin dan mu'minat. Yaitu dalam firman Allah SWT:
"Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu'min, laki-laki dan perempuan." [QS. Muhammad: 19].
Dan firman Allah SWT:
"Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat." [QS. an-Nashr: 1-3].


Ini adalah bagian dari surah yang diturunkan belakangan. Atau ia diturunkan pada penghujung kehidupan Rasulullah Saw, dan setelah turunnya firman Allah SWT dalam surah al Fath:
"Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu." [QS. al Fath: 2].
Dan ini diturunkan pada tahun keenam hijriah setelah terjadinya perdamaian Hudaibiah yang terkenal itu, yang dinamakan Allah SWT sebagai kemenangan yang nyata.

Namun demikian, Allah SWT tetap memerintahkan beliau untuk beristighfar. Dan Rasulullah Saw adalah manusia yang paling banyak beristighfar kepada Rabbnya. Sahabat beliau pernah menghitung, dalam satu majlis, Rasulullah Saw lebih dari tujuh puluh kali mengucapkan: " Wahai Rabb-ku ampunilah daku dan berilah Aku taubat".


An-Nasaai meriwayatkan dari Ibnnu Umar bahwa ia mendengar Rasulullah Saw mengucapkan: "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Hidup kekal dan terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Aku memohon taubat kepadaNya" dalam satu majlis ,sebelum bangkit darinya, sebanyak seratus kali. Dalam satu riwayat: "kami menghitung Rasulullah Saw dalam satu majlis mengucapkan: 'Wahai Rabb-ku ampunilah daku dan berilah daku taubat, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi taubat dan Maha Pengampun' sebanyak seratus kali." [Fathul Bari: 11/101, 102].

Dalam sahih Muslim dari hadits al Aghar al Muzni diriwayatkan:
"Pernah ada kelalaian untuk berdzikir dalam hatiku, dan aku beristigfar kepada Allah SWT setiap hari sebanyak seratus kali untuk kelalaian itu ".

Dalam sahih Bukhari dari hadits Abi Hurairah r.a.:
"Demi Allah, aku beristighfar dan meminta taubat kepada Allah SWT dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali".
Ulama menafsirkan "al ghain" yang berada dalam hati Rasulullah Saw itu adalah: suatu masa Rasulullah Saw tidak melakukan dzikir yang terus dilakukan beliau. Dan jika Rasulullah Saw melupakannya karena suatu hal, maka beliau menganggap itu sebagai dosa, dan beliau ber istighfar kepada Allah SWT dari kelalaian itu.

Ada yang berpendapat: itu adalah sesuatu yang terjadi dalam hati, seperti keinginan hati yang biasa terjadi dalam diri manusia.
Ada yang berpendapat: para nabi adalah orang yang amat berusaha keras untuk melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Karena mereka mengtehui hak-Nya atas mereka sehingga mereka terus bersyukur kepada Allah SWT, dan mengakui bahwa mereka selalu kurang sempurna dalam menjalankan apa yang diperintahkan Allah SWT kepada mereka.
Al Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin berkata: adalah Rasulullah Saw selalu meningkat derajat beliau. Dan setiap kali beliau menaiki suatu derajat maka beliau akan melihat derajat yang sebelumnya, dan beliau akan ber istighfar atas derajat yang lebih rendah itu. [Fathul Bari: 11/ 102, 102].

Al Muhasiby berkata: malaikat dan para nabi adalah orang yang lebih takut kepada Allah SWT dibandingkan orang yang lebih rendah derajatnya dari mereka. Dan takut mereka adalah sebuah takut penghormatan dan pemuliaan. Mereka beristighfar dari kekurang sempurnaan dalam menjalankan apa yang seharusnya, bukan karena dosa yang dilakukan.

Qadhi 'Iyadh berkata: sabda beliau: "Wahai Rabb-ku ampunilah dosaku dan ampunilah atas apa yang aku telah dahulukan dan apa yang aku telah tunda dapat dinilai sebagai sebuah ungkapan dari ketawadhu'an, ketundukan, sikap merendahkan diri, dan sebagai kesyukuran kepada Rabbnya, karena beliau tahu bahwa Allah SWT telah mengampuninya. [Fathul Bari: 11/ 198].

Terdapat hadits sahih dari Rasulullah Saw tentang bentuk redaksional istighfar beliau yang tidak pernah digunakan oleh seorang nabi atau Rasulupun sebelum beliau, yaitu:

"Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, tingkah berlebihan dalam perkaraku, serta apa yang Engkau lebih tahu dariku. Ya Allah ampunilah keseriusan dan sikap humorku, ketidak sengajaan dan kesengajaanku, dan seluruh perbuatan seperti itu yang ada padaku. Ya Allah, ampunilah apa yang aku dahulukan dan apa yang aku akhirkan, serta apa yang sembunyikan dan apa yang aku beritahukan, dan Engkau adalah Yang memajukan dan Engkau pula Yang memundurkan, dan Engkau adalah Maha kuasa atas segala sesuatu." [Hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abi Musa. Fathul Bari 11/ 196, 197].
Dan Rasulullah Saw bersabda: sayyidul istighfar adalah engkau mengucapkan:

"Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu dan aku akan terus berada dalam jalan dan janji-Mu selama aku mampun. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat, dan aku mengakui nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku akui pula dosa yang telah aku perbuat, maka ampunilah daku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain daripada Engkau." [Hadits diriwayatkan oleh Bukhari dalam Kitab Ad Da'awat dari Syidad bin Aus dengan nomor: (6306)].

Syeikh Ibnu Abi Hamzah berkata: dalam hadits ini terkumpulkan keelokan makna dan keindahan lafazh, sehingga memang ia berhak disebut sebagai sayyidul istighfar. Di dalamnya terdapat pengakuan bagi Allah SWT atas ke-Tuhanan-Nya, bagi diri-Nya semata, dan penyembahan kepada-Nya. Juga pengakuan bahwa Dia adalah Sang Pencipta, pengakuan akan perjanjian yang telah diambilnya dari Allah SWT, pengharapan akan janji yang telah diberikan oleh Allah SWT, perlindungan dari kejahatan yang dilakukan oleh hamba atas diirnya sendiri, penisbahan nikmat kepadaNya, sementara menisbahkan dosa kepada dirinya sendiri, juga keinginannya untuk meminta ampunan, serta pengakuannya bahwa tidak ada seorangpun yang dapat memberikan pengampunan itu selain Allah SWT. Seluruh sisi itu menunjukkan penyatuan antara sisi syari'ah dengan hakikat.. Karena kewajiban-kewajiban syari'ah terwujudkan dengan adanya pertolongan dan bantuan Allah SWT. Inilah apa yang dikatakan sebagai hakikat. [Fathul Bari: 11/100].

Rahsia Besar Nikmat Bersama Allah



Wahai Allah Dzat Yang Maha Mengetahui segala ilmu, Yang Maha Menciptakan Dienul haq, sesungguhnya hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui Islam yang sebenar-benarnya. Karena itu, tuntunlah kemampuan hamba-Mu ini untuk mengutarakan kebenaran-Mu.

Jadikan siapa pun yang ikut menyimak kebenaran-Mu ini, Kau bersihkan hatinya dengan sebersih-bersihnya, sehingga tidak ada satu niat pun, kecuali ingin mencari kebenaran-Mu untuk bekal bisa bertemu dengan-Mu.

Tidak ada kenikmatan yang lebih besar di dunia ini daripada nikmat mengenal Allah. Bahkan bagi orang yang sudah mengenal-Nya, nikmat dunia dan seisinya ini tidak akan mampu menandinginya. Alam semesta ini hanya sebagian kecil saja dari nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.

Seseorang tidak akan bisa mengukur nikmat Allah dengan dunia yang ada di tangannya. Bahkan, alam semesta berikut isinya pun tidak akan mampu mendatangkan kenikmatan Allah yang tiada tandingannya. Bagi orang yang mengenal Allah, segala sesuatu kejadian yang menimpa dirinya hanyalah nikmat yang diberikan oleh-Nya semata.

Kurang uang adalah nikmat karena ia akan selalu berikhtiar di jalan Allah, sehingga menambah pahala ikhtiar dan kesabaran jika dirinya tawakkal kepada-Nya. Banyak uang pun merupakan nikmat, karena bisa lebih banyak mempunyai kesempatan untuk beramal di jalan Allah.

Badan sehat adalah nikmat, karena ia lebih mampu untuk melakukan ibadah, beramal, dan berjihad di jalan Allah. Sakit pun merupakan nikmat, karena akan melebur segala dosa jika dirinya tabah dan sabar menerimanya dengan tidak meninggalkan ikhtiar zhahir; mencari obat penyembuh.

Dipuji adalah nikmat, karena bisa mendengarkan kebesaran Allah dan merasakan bagaimana hebatnya Allah menutupi aibnya. Dihina pun merupakan nikmat karena bisa melihat kejelekan-kejelekan diri sendiri di samping bisa menjadi ladang pahala sabar bagi dirinya sendiri.

Bagi orang yang mengenal Allah, semua kejadian adalah nikmat semata. Subahanallah! Mudah-mudahan kita semua digolongkan oleh-Nya menjadi ahli ma'rifat seperti itu. Namun sayang, ternyata hanya sedikit sekali orang yang mengenal Allah. Kebanyakan hanya tahu nama saja, tidak bisa merasakan kelezatan nikmat bersama-Nya.

Padahal, barangsiapa sudah merasa bersama-Nya, tidak mungkin merasa kesepian karena Allah 'Azza wa Jallaa senantiasa bersama hamba-Nya, bahkan lebih dekat dari urat lehernya sendiri.
Bagi orang yang sudah mengenal Allah, tidak mungkin lupa barang sedetik pun kepada-Nya!

Bagaimana akan lupa, kalau setiap mata memandang segala sesuatu, yang terbayang dalam benaknya adalah hasil pekerjaan-Nya. Kalau setiap telinga mendengarkan sesuatu, niscaya segala yang berbunyi itu buah tangan-Nya. Kalau setiap mulut memakan dan meminum sesuatu, mutlak segala makanan dan air itu ciptaan-Nya. Tidak bisa tidak.

Tidak akan merasa kesepian di kala sepi dan terlena di kala ramai bagi orang yang sudah ma'rifat kepada-Nya. Karena, Allah-lah Dzat yang selalu memelihara dan mengawasi setiap makhluk-Nya dengan tanpa mengenal lupa. Di tengah orang banyak, di tengah pertempuran, di mana saja, mesti ingat kepada-Nya!

Allah pun pasti akan mencabut rasa takut dari hati orang yang telah ma'rifat kepada-Nya. Bagaimana akan takut, sedang segala yang ditakuti juga diurus oleh-Nya dan pasti akan musnah. Tiada daya dan kekuatan, kecuali atas ijin dan inayah-Nya. Laa khaulaa wa laa quwwata illaa billaah!

"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang, kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu." [QS. At Taghabun (64): 11]

Lantas, adakah ahli ma'rifat takut miskin? Pasti tidak! Karena, Allah adalah Dzat Yangmahakaya. Bukankah jagad raya dan alam semesta ini semuanya milik Allah? Bagaimana mungkin takut miskin kalau sudah kenal dengan Dzat Yang Menguasai segalanya? Makhluk, sedikit pun tidak memiliki kekuasaaan untuk mempunyai apa-apa, bahkan tubuhnya sendiri pun mutlak milik-Nya.

Takut miskin itu karena kita belum kenal akan kehebatan dan kekayaan Allah, ragu terhadap pembagian kekayaan dari-Nya. Allah-lah Yang Mahaberkehendak dan Mahabijaksana. Tiada sedikit pun tandingan bagi-Nya. Allahu Akbar...!

Sungguh, dunia ini tiada artinya. Karena yang hebat dan indah itu hanyalah Allah semata. Oleh sebab itu, tatkala mata terpesona kepada dunia, sebenarnya bukanlah kepada dunianya, melainkan kepada kehebatan perbuatan-Nya Dengan demikian, tidak ada sedikit pun kekurangan dan kejelekan di dunia ini jika dikaitkan kepada Allah.

Kendati mata melihat binatang yang menjijikkan penuh kuman penyakit sekalipun, pandangannya akan tetap penuh syukur kepada-Nya. Mahasuci Engkau ya Allah, segala puji bagi-Mu yang telah mentakdirkan kami sebagai makhluk ciptaan-Mu yang sempurna.

Itulah golongan orang yang sudah merasakan kelezatan dunia. Ternyata kebahagiaan di dunia ini tidak semata dilihat dari bentuk duniawinya. Karena, kalau cuma itu yang dijadikan sebatas tanda kebahagiaan, berarti lebih banyak orang kafir yang hidupnya bahagia, karena mereka lebih banyak dilimpahi kekayaan dunia.

Alhamdulillah, ternyata yang namanya bahagia adalah jika kita senantiasa bisa bersama Allah dalam segala keadaan. Imam Al Ghazali menulis dalam bukunya bahwa akan sedikit di antara umat Muhammad yang masuk kedalam golongan 'Aarifiin (golongan yang mengenal Allah).

Sebagian besar orang sebelum hatinya ingat kepada-Nya, telah terlebih dahulu ditutupi dengan selalu ingat kepada dunia dan segala isinya. Dunia yang hanya sebagian kecil dari alam semesta saja sudah dapat menutupi hatinya, bagaimana mungkin bisa memasuki tingkat ma'rifat kepada Allah yang menguasai segala jagad raya alam semesta ini.

Sebagian besar dari kita lebih suka kepada dunia daripada mengharapkan bertemu dengan-Nya. Kita lebih suka dipandang mulia oleh sesama manusia daripada mencari kemuliaan yang telah dijanjikan-Nya kepada orang-orang yang bertaqwa. Padahal Allah-lah Dzat yang memiliki dan menguasai kebesaran dan kemuliaan. "Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan." (QS. Ar Rahman [55]: 27)


Berita Terkini Soalan Sains UPSR 2014 Bocor Tersebar

Berita terkini kertas soalan peperiksaan Sains UPSR 2014 bocor tersebar. Kertas soalan subjek Science UPSR 2014 dengan kod subjek 018, 028 dan 038 didakwa telah tersebar menerusi laman sosial oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. 

Sehubungan itu, pihak Lembaga Peperiksaan dalam satu kenyataan rasmi pada 10 September 2014 telah menunda tarikh peperiksaan kertas Sains UPSR 2014 kepada tarikh baharu iaitu pada 30 September 2014. Terdahulu, calon UPSR 2014 yang sepatutnya menduduki kertas Sains UPSR pada 11 September 2014 terpaksa menduduki kertas peperiksaan tersebut pada 30 September 2014 kerana soalan Sains UPSR 2014 telah disahkan bocor.

Kenyataan Akhbar Soalan Sains UPSR 2014 Bocor Tersebar
kenyataan akhbar soalan upsr 2014

Ilmu Martabat Tinggi Dari Ibnu Qayyum


Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai
kecuali menerima kehendak Allah swt.

Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang
kecuali berjinak dengan dengan Allah swt

Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang
kecuali seronok mengenali Allah swt

Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai
kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya

Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam
kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya

Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung
kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.

Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya
Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendung hajat hati sihamba itu.

Resepi Sotong Bakar Percik


 
Sotong Bakar Percik Versi Pemanggang Vantage 
Oleh:Naimah Md Ludin

Bahan2 A
1/2 kg sotong
serbuk kunyit
garam halus

cara:
1)cucu bersih sotong dan kelar permukaan atas shj
2)gaulkan sotong dengan garam dan serbuk kunyit..bakar/panggang sampai masak
3)bila sotong dah masak boleh ambik skit percik tadi siram atas sotong..balik2 kan sampai percik agak garing..baki percik siram atas sotong masa hidang dlm pinggan nnti...

Bahan2 percik
2 batang serai (ketuk2 je)kalau nak bland pun boleh
*10 tangkai cili kering (potong pendek n rebus)
*sedikit belacan
*1 labu bawang besar
*2 - 3 inci kunyit hidup
*1 cawan santan cair
*1 sudu kecil jintan manis
* 4-5tangkai cili padi
jus asam jawa/asam keping
1/2 cawan pati santan pekat
garam dan gula secukup rasa
1 helai daun kunyit

-bland bahan * kemudian masukkan dalam kuali/periuk bersama serai yg dititik
-masak sampai agak2 nak pekat,masukkan jus asam jawa/asam keping,pati santan dan perasakan garam gula...biarkan mendidih...carik2n/hiris halus daun kunyit dalam percik (kalau nak ganti ngan daun limau purut pun boleh)
-bila dah masak boleh siram atas sotong bakar tadi.

*kalau percik tu nak guna ut kayam perlu tambah halia masa bland cili n bhn2 lain tu ya.

Resepi Grilled Salmon Salad


Grilled Salmon Salad
Oleh: Yusniza Kassim

Bahan utk Salad:

Tomato
Carrot
Lada Benggala
Kubis Ungu
Daun Salad (semua di atas dihiris halus)

Brokoli & Kubis Bunga (dicelur dahulu)

Mayonis

ikan Salmon & Minyak Bijan (diperap sekejap dengan sos lada hitam@sos tiram sebelum dimasak di dalam kuali)

Siap...Senang & Menyihatkan.

Terbaru : Harga Terkini RON97 Turun Lagi 10 Sen Mulai 9 September 2014

Harga terkini minyak petrol RON97 turun lagi 10 Sen mulai 9 September 2014. Ini menjadikan harga terkini jualan runcit RON97 adalah RM2.75 seliter berbanding RM2.85 seliter sebelum ini. Pada masa yang sama, tiada kenaikan harga bagi petrol RON95 mahupun Diesel. Minyak petrol RON95 masih lagi dijual pada harga RM2.10 seliter, manakala diesel pada harga RM2 seliter. Untuk info, kadar harga RON97 dan Diesel adalah bergantung kepada pasaran dunia dan tiada kena mengena dengan subsidi oleh kerajaan.

ron97-turun-lagi

Harga Terkini RON97 Turun Lagi 10 Sen Mulai 9 September 2014

RON97: RM2.75 Sen Seliter mulai 9 September 2014 (Turun RM0.10 sen perliter)
RON95: RM2.10 sen seliter (Tiada penurunan atau kenaikan dan telah disubsidikan oleh kerajaan Malaysia)
Diesel: RM2.00 seliter (Tiada penurunan atau kenaikan.

Harga Tiket Selangor Vs Singapura Piala Sultan Selangor 2014

Harga tiket Selangor vs Singapura Piala Sultan Selangor pada 27 September 2014. Perlawanan tradisi antara Selangor menentang Singapura akan berlangsung pada Sabtu 27 September 2014 bertempat di Stadium Shah Alam. Orang ramai kini boleh membeli tiket dengan harga RM10 di Restoran Uncle K cawangan Paradigm Mall, SACC Mall Shah Alam, Taman Tun Dr Ismail Kuala Lumpur dan di Hotel Concorde Shah Alam. Manakala, baki tiket boleh didapati di Stadium Shah Alam pada hari perlawanan.

tiket

Harga Tiket Selangor Vs Singapura Piala Sultan Selangor 2014

Harga: RM10
Event: Piala Sultan Selangor 2014

Lokasi Pembelian Tiket: Restoran Uncle K cawangan Paradigm Mall, SACC Mall Shah Alam, Taman Tun Dr Ismail Kuala Lumpur dan di Hotel Concorde Shah Alam. Stadium Shah Alam pada hari perlawanan.

Tarikh Pembelian Tiket: Mulai 9 September 2014
Jadual Perlawanan Piala Sultan Selangor 2014
Perlawanan: Singapura Vs Selangor
Tarikh: 27 September 2014
Masa: 8.00 malam (Veteran Singapura VS Veteran Selangor/ 9.00 malam (Pilihan Singapura VS Pilihan Selangor)

Lokasi: Stadium Shah Alam, Selangor

Tuesday, September 9, 2014

Gambar Ngeri Kes Remaja Cedera Parah Dibaling Bom Di Klang

Gambar kes remaja cedera parah dibaling atau terkena bom di Klang. Menerusi laman sosial, mangsa dikatakan bernasib malang apabila terkena bom buatan tangan dalam kejadian yang berlaku di sebuah Stesyen Shell di Klang. Pada awal kejadian, mangsa didakwa dalam perjalanan dari Bukit Tinggi Klang dengan menaiki kenderaan bersama 2 orang rakan. Sebaik berhenti disebuah stesyen Minyak Shell, kenderaan yang dinaiki mangsa telah dibaling dengan sebuah objek oleh suspek yang menunggang motosikal. Mangsa yang menyedari insiden tersebut, cuba membaling keluar objek tersebut daripada kenderaan sebelum ianya sempat meletup di tangan mangsa. Mangsa mengalami kecederaan parah dibahagian tangan dan kini dilaporkan stabil. Kisah itu turut diceritakan oleh waris mangsa iaitu Anson Ho menerusi laman sosial Facebook.

ngeri

Gambar Kes Remaja Cedera Parah Dibaling Bom Di Klang
bom bom-2

ngeri 2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jadual Kuliah Ustaz Azhar Idrus 2014

Jadual Kuliah Ustaz Azhar Idrus 2014

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More